TINJAUAN ATAS POINT OF PURCHASE (POP)

Yudha Permana, Mumuh Mulyana

Abstract


Dalam mengembangkan strategi pemasaran, pemasar dituntut kreatif dalam menciptakan penawaran yang menarik untuk mempengaruhi konsumen. Salah satu cara untuk menciptakan penawaran tersebut adalah promosi. Iklan merupakan salah satu alat utama dalam bauran promosi. Periklanan yang dilakukan di toko tempat transaksi atau menyebutnya sebagai point of purchase.Strategi point of purchase merupakan salah
satu strategi yang ideal untuk berkomunikasi dengan konsumen, dengan cara memajang barang-barang dan menata rapi barang-barang dalam rak berdasarkan jenis dan menjaga kebersihannya serta memberikan petunjuk letak barang berupa papan tulisan yang digantungkan tepat di atas barang yang ditunjuk, agar konsumen dapat dengan mudah menemukan barang yang dicari. “Toserba X” merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang ritel. Salah satu bentuk promosi yang dilakukan oleh “Toserba X” adalah melalui media promosi dengan point of purchase. Tujuan pembahasan ini adalah 1). Untuk mengatahui bagaimana penerapan
point of purchase (POP) pada “Toserba X‘’, 2). Untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam penerapan point of purchase (POP) pada “Toserba X‘’, 3). Untuk mengetahui
manfaat dalam penerapan point of purchase (POP) pada “Toserba X’’ . Hasil Penerapan point of purchase pada “Toserba X” sudah dilakukan secara optimal dengan memperhatikan komponen media point of purchase seperti display, signage, dan in-store media. Point of purchase yang diterapkan adalah sebagai media promosi sekaligus sebagai media informasi kepada konsumen sehingga diharapkan dapat mempengaruhi suasana toko yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi
konsumen yang datang untuk berbelanja. Ada pun hambatan penerapan point of purchase di “Toserba X” antara lain :
Media point of purchase seperti cetakan Harga Heran, Serba Hemat dan sebagainya kerap kali hilang ketika POP telah terpasang ataupun tulisannya yang tidak informatif;
Untuk pembuatan POP yang berbentuk unik membutuhkan waktu yang tidak sebentar disamping keterbatasan tenaga ahli untuk pengerjaannya; Tempat penempatan POP yang tidak cukup luas dan terbatas sehingga cakupan POP yang akan disampaikan hanya terfokus dibeberapa tempat saja dan tidak semua orang yang lokasi rumahnya cukup jauh tidak mengetahui akan informasinya; dan List POP yang dikirimkan oleh pusat melalui e-mail terkadang tidak tepat waktu sehingga proses pembuatan POP yang berbentuk media cetak tidak tepat pada waktunya. Ada pun manfaat penerapan point of purchase di “Toserba X” antara lain: POP menjadi sarana informasi kepada konsumen baik menerangkan informasi produk, harga,
atau pun penggunaan produk.; POP mempunyai peran sama besarnya dengan sales promotion. Meskipun tanpa ada sales promotion, penerapan POP dapat berjalan meski hanya didukung oleh produk dan media cetaknya.; POP mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian yang terencana atau tidak terencana oleh konsumen sehingga tujuan akhirnya adalah meningkatkan penjualan.

Kata kunci : promosi, point of purchase, bentuk point of purchase.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.