Pelatihan Pemahaman Peluang Dan Tantangan Umkm Di Era Mea

  • Annaria Magdalena Marpaung
  • Robert Pius Pardede

Abstract

E-commerce disebut sebagai salah satu terobosan bagi kebangkitan UMKM di Indonesia, khususnya yang bergerak di industri kreatif karena  berpotensi memperluas kesempatan bagi produk lokal untuk semakin berkembang dan dikenal di luar negeri..  Pengembangan serta pemberdayaan UMKM adalah langkah yang strategis, apalagi kenyataannya UMKM memiliki peranan yang besar dalam penyediaan lapangan pekerjaan. MEA 2015 yang dihadapi negara-negara di ASEAN, adalah alasan yang mengharuskan pelaku UMKM kita untuk siap dalam meningkatkan kualitas produk melalui kreativitas dan inovasi. Hal ini termasuk mempertahankan serta meningkatkan standar, desain dan kualitas produk agar dapat diterima oleh pasar secara global. Persaingan yang semakin ketat, dengan terbukanya pasar didalam negeri dan pasar global, menimbulkan kebutuhan tidak saja pelatihan namun juga pendampingan bagi UMKM

E-commerce is referred to as one of the breakthroughs for the rise of UMKM  in Indonesia, especially for those who are engaged in the creative industry because it has the potential to expand opportunities for local products to grow and become known abroad. The development and empowerment of UMKM is a strategic step, especially the UMKM has a large role in providing employment. The 2015 AEC that is faced by countries in ASEAN, is a reason that requires our UMKM to be ready to improve product quality through creativity and innovation. This includes maintaining and improving the standards, design and quality of products to be accepted by the market globally. The existence of increasingly fierce competition in the open market in the country and global markets, raises the need for not only training but also assistance for the UMKM.

Published
2019-04-24